Masa anak-anak adalah masa yang dapat memberikan banyak dampak dalam perjalanan hidup mereka. Banyak ahli yang mengatakan bahwa jika kita menanamkan nilai baik lewat berbagai aktivitas, maka hal itu akan terus diingat anak karena mereka memiliki memori yang masih sangat bagus. Penanaman nilai baik pada anak memang dapat dilakukan melalui kegiatan sehari-hari dan juga nasihat. Selain itu, ternyata ada juga wadah pengembangan nilai dan karakter baik pada anak, yaitu melalui cerita atau dongeng.

Dahulu saat masih menempuh pendidikan di sekolah, kita tentu ingat ada banyak macam cerita anak. Mulai dari cerita rakyat, dongeng, juga fabel. Ada salah satu jenis cerita yang tak kalah penting untuk diceritakan pada anak, yaitu kisah nabi dan rasul. Bagi kita yang beragama Islam, nabi dan rasul merupakan sosok penting yang diutus Allah dalam menyebarkan ajaran agama yang hingga hari ini kita anut. Agar agama tak hanya dijalankan anak sebagai “warisan”, maka sangat penting untuk menceritakan Islam mulai dari perjuangan para nabi dan rasul dalam menyebarkannya.

Ada banyak manfaat yang didapatkan anak dari mendengar kisah nabi dan rasul. Pertama, mereka akan mengenal lebih dekat sosok-sosok yang barangkali biasanya hanya dihafalkan nama dan sifat-sifatnya. Menanamkan Islam sebagai agama tentu menjadi proses panjang yang kita ajarkan pada anak, sehingga sayang sekali jika kita hanya mengenalkan mereka secara dasar saja.  Artinya, aka nada banyak manfaat bagi anak jika mereka juga mengetahui bagaimana perjuangan nabi dan rasul dalam menyebarkan agama. Teladan yang ada tentu akan memiliki pengaruh besar pada karakter anak nantinya.

Selanjutnya, dengan mengetahui kisah para nabi dan rasul, anak akan lebih percaya pada semua ajaran Islam. Hal ini karena akhirnya mereka melihat dan paham bahwa semua ajaran Islam ada dasar atau alasannya, dan semuanya nyata atau tidak fiktif. Kisah nabi tentu juga erat dengan tempat-tempat bersejarah dalam Islam, sehingga secara tidak langsung ini juga akan mempermudah anak untuk merasa lebih mengerti sejarah tempat-tempat tersebut yang berkaitan dengan nabi dan rasul.

Mengapa kisah nabi dan rasul menjadi salah satu sarana yang ampuh untuk diceritakan dan diteladani oleh anak? Muhammad Nur Abdullah Hafiz Suwaid dalam bukunya “Prophetic Parenting Cara Nabi Mendidik Anak” mengatakan bahwa kisah menempati posisi pertama sebagai landasan untuk penanaman pemikiran yang memberikan dampak positif pada akal anak karena sangat disenangi. Pada QS. Hud ayat 120 Allah berfirman:

وَكُلًّا نَّقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ اَنْۢبَاۤءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهٖ فُؤَادَكَ وَجَاۤءَكَ فِيْ هٰذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَّذِكْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ

Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad), agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu; dan di dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat dan peringatan bagi orang yang beriman.

Dari ayat tersebut kita juga dapat meyakini bahwa adanya kisah nabi dan rasul dapat meneguhkan hati umat Islam termasuk anak-anak. Tantangannya adalah kita haru mau mengolah kisah tersebut dengan cara-cara yang menarik, agar anak merasa senang dan terus tertarik dengan kisah baik lainnya.

Share This

Share This

Share this post with your friends!