Sudah menjadi tradisi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) melakukan rihlah. Di SDIT Al Hasanah, rihlah merupakan kegiatan di luar kelas yang pelaksanaannya rutin dilakukan setiap awal tahun pelajaran baru.

Perlu digaris bawahi, rihlah bukan singkatan dari hari lahir. Kata “RIHLAH” adalah bahasa arab yang berarti perjalanan. Tidak sembarang perjalanan, tapi adalah perjalan dengan tujuan melihat dan mentadabburi kebesaran Allah sehingga bertambahlah keimanan kita.

Perjalanan yang dimaksud di Rihlah juga berbeda dengan traveling dan berbeda arti juga perjalanan jauh yang dilakukan oleh musafir. Perjalanan di Rihlah lebih ke perjalanan meninggalkan sementara kegiatan yang berlangsung lama atau rutinitas.

Nah, di awal tahun 2020 ini, tepatnya pada 7 dan 8 Januari, siswa SDIT Al Hasanah Bengkulu melakukan rihlah ke beberapa tempat:
1. DEKRANASDA (Dewan Kerajinan Nasional Daerah)
2. Laboratorium Pertanian Unived Air Sebakul
3. Surya Bakery
4. Agribisnis Dangau Datuk Air Sebakul
5. Pengelolaan Jeruk Kalamanasi

Dengan mengenakan seragam, siswa SDIT yang mengikuti rihlah dengan dibagi berdasarkan tingkatan kelas, mulai kelas 1 sampai kelas 5.

Perlu diketahui juga bahwa kegiatan ini aman. Kegiatan ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh SDIT Al Hasanah Bengkulu. Mulai pemberangkatan dari sekolah sampai pemulangan, semuanya didampingi oleh guru-guru dan wali.

Siswa diajak melihat langsung ladang jagung, mengamati setiap pertumbuhan tanaman jagung. Di Kampung Kalamansi, siswa serta memanen jeruk, sampai berinteraksi dengan kerbau dengan memberi makanan langsung.

Selanjutnya, kita baca bagian kedua perjalanan rihlah SDIT Al Hasanah Bengkulu.

Share This

Share This

Share this post with your friends!