Alhamdululillah siswa SDIT Al Hasanah 2 kembali menjadi peserta termuda Imtihan Akhir Santri (Imtas) Qiraati 2022 seperti pada periode Rajab 1442 H/Februari 2021 yang lalu. Imtas merupakan ujian akhir yang harus ditempuh oleh setiap santri Qiraati agar dinyatakan lulus dan telah mampu tidak hanya membaca secara benar, namun paham aturan cara baca Al Quran. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Koordinator Pendidikan Al Quran Metode Qiraati Cabang Bengkulu ini diikuti oleh 180 peserta, diantaranya ananda Muhammad Shakka Al Adyan.
Shakka, umur 7 tahun, saat ini masih duduk di bangku kelas 1 SDIT Al Hasanah 2 Betungan Kota Bengkulu. Ananda Shakka merupakan anak pertama dari pasangan Bapak Refendi Afrizal dan Ibu Lizza Eka Fitri. Shakka termasuk siswa yang dipersiapkan oleh pihak sekolah untuk mengikuti Imtas karena ia sudah memenuhi kriteria baik dari level kajian, kelancaran baca dan kaidah membaca. Ustadz Mubaroq Al Machzumi, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah SDIT Al Hasanah 2 sekaligus pembimbing Imtas yakin Shakka mampu dan menjadi lulusan santri Qiraati termuda periode Rajab 1443 H/Februari 2022 M. Dengan kegigihan dan usaha yang dilakukan, serta motivasi dari orang tua dan guru, alhamdulillah ananda Shakka dinyatakan Lulus Tingkat Dasar TK-TP Al Quran Metode Qiraati.
Semoga keberhasilan ananda Shakka ini dapat memotivasi semua pihak, baik guru, karyawan, orangtua dan para siswa Al Hasanah lainnya dalam mempelajari Al Quran. Berkah bagi para ustadz ustadzah yang mengajarkan Al Quran dengan baik. Keberkahan Allah bagi Abu Ummu yang memiliki anak pecinta Al Quran. Aamiin