Alhamdululillah siswa SDIT Al Hasanah 2 menjadi peserta termuda Imtihan Akhir Santri (Imtas) Qiraati. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kordinator Qiraati Cabang (Korcab) Bengkulu di SIT Al Hasanah 2 ini diikuti oleh 74 peserta, diantaranya ananda Tasya Dara Amelia.

Ananda Tasya merupakan anak pertama dari pasangan Bapak Yuda Erwanda dan Ibu Era Jumita. Saat ini ia duduk di kelas 1 Abu Bakar SDIT Al Hasanah 2 Betungan Bengkulu. Tasya termasuk siswa yang dipersiapkan oleh pihak sekolah untuk mengikuti Imtas karena ia sudah memenuhi kriteria baik dari level kajian, kelancaran baca dan kaidah membaca. Selain itu, alumni PAUD IT Al Hasanah ini juga memiliki kemandirian belajar serta hafalan yang baik. Ustadz Mubaroq Al Machzumi, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah SDIT Al Hasanah 2 sekaligus pembimbing Imtas yakin Tasya mampu dan menjadi lulusan santri Qiraati termuda periode Rajab 1442 H/Februari 2021 M.

Alhamdulillah inilah diantara sekian bukti komitmen Yayasan Al Hasanah Bengkulu terhadap pendidikan Al Quran bagi generasi muda Islam. Pihak yayasan menerapkan pendidikan Al Quran terpadu dengan metode Qiraati yang berkesinambungan dimulai dari jenjang PAUD hingga tingkat menengah atas. Bagi siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar Al Quran, maka ia akan melanjutkan ke program tahfidzul quran.

Selain program regular dan akselerasi tahfidz, Al Hasanah juga menyelenggarakan AL HASANAH TAHFIDZ SUPER CAMP (ATSC), yaitu program menghafal Al Quran dan muraja’ah sampai mutqin yang berlokasi di Masjid Mukhlis Hasan, kompleks Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Hasanah 2 Betungan. Program ini merupakan bentuk komitmen Al Hasanah sesuai dengan amanah pendiri Al Hasanah, alm Bapak Hasymi Lain dan almh Ibu Husainah Hasan, adalah membumikan Al Quran melalui pesan populairnya “One Day One Ayat” yang selalu mereka sampaikan semasa hidup mereka.

Tidak ada kata berhenti untuk belajar Al Quran, baik guru, karyawan maupun anak didik di lingkungan Al Hasanah. Untuk guru dan karyawan yang telah lulus / syahadah, selain MMQ rutin, mereka juga mengikuti program muthala’ah yang dibimbing langsung oleh tim Korcab Bengkulu.

Semoga keberhasilan ananda Tasya ini dapat memotivasi semua pihak, baik guru, karyawan, orangtua dan para santri Al Hasanah lainnya dalam mempelajari Al Quran. Berkah bagi para ustadz ustadzah yang mengajarkan Al Quran dengan baik. Keberkahan Allah bagi Abu Ummu yang memiliki anak pecinta Al Quran. Aamiin

Share This

Share This

Share this post with your friends!