SDIT Al Hasanah 1 bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para siswa, (Selasa, 8/9) di Mesjid Husainah Hasan.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui program kunjungan BNN ini. Kegiatan sosialisasi dirancang bukan untuk menakut-nakuti anak-anak, melainkan sebagai bentuk edukasi preventif guna menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika sejak dini.

Dalam pemaparannya, tim BNN menekankan pentingnya pembentukan karakter tangguh serta keberanian siswa untuk mengenali dan menghindari lingkungan yang berisiko. Suasana interaktif tercipta karena tingginya rasa ingin tahu anak-anak pada usia tersebut, yang membuat pemateri dari BNN semakin bersemangat menjawab berbagai pertanyaan unik dari para siswa.

Sebagai langkah antisipasi di lingkungan pendidikan, para murid diajak untuk memahami dan menerapkan gerakan 3L (Laporkan, Lawan, Lindungi) sebagai proteksi diri bagi anak, yaitu:

  1. Laporkan: Segera melapor kepada guru, ustad, atau ustadzah jika melihat atau menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekolah.
  2. Lawan: Berani berkata tidak pada ajakan yang mencurigakan atau membahayakan diri.
  3. Lindungi: Saling menjaga diri sendiri serta teman-teman sebaya dari pengaruh negatif.

Melalui kegiatan ini, SDIT Al Hasanah 1 berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba, serta melahirkan generasi muda yang cerdas dan berakhlak mulia.

Share This

Share This

Share this post with your friends!