Marhaban yaa Ramadhan
ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ
“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” [HR. Ahmad]
Suatu kenikmatan yang tak terhingga yg dirasakan oleh seorang mukmin saat berjumpa dengan bulan suci Ramadhan. Hal ini juga yang dirasakan oleh seluruh siswa dan guru karyawan SDIT Al Hasanah 1 Bengkulu.
Pada hari Rabu, 31 Maret 2022, SDIT Al Hasanah 1 memulai rangkaian kegiatan Semarak Ramadhan 1443 H dengan melaksanakan Tarhib Ramadhan. Tarhib Ramadhan kali ini dilaksanakan dengan dua kegiatan, yaitu kisah Islami untuk siswa kelas 1-3 dan nonton bareng film Islami untuk murid kelas 4-6.
Pelaksanaan dongeng Islami difokuskan di halaman sekolah SDIT Al Hasanah 1 bersama Babe Masri dan boneka kesayangannya, Dodi. Anak-anak terlihat sangat antusias dan sangat terhibur menyaksikan setiap aksi yang disuguhkan oleh Babe Masri dan Dodi. Pesan dan nasihat Ramadhan yang dikemas menjadi sebuah kisah menjadi sangat mudah diterima oleh anak-anak.
Tak kalah serunya dengan dongeng, di lokasi lain siswa kelas 4-6 menyaksikan film islami bernuansa Ramadhan yang telah disiapkan panitia dan tim wali kelas paralel. Nobar pun menjadi semakin seru dengan adanya doorprize, berfoto dan membuat video ucapan Ramadhan dari kelas masing-masing.
Setelah selesai mengikuti kedua kegiatan tersebut di atas, anak-anak kembali menuju kelasnya masing-masing untuk mereview bekal amaliyah Ramadhan ananda, seperti tata cara puasa, niat, doa, sunnah dan hal-hal yang sebaiknya dihindari saat berpuasa.
Selain itu, para ustadz ustadzah juga membekali anak didik dengan meningkatkan ibadahnya di bulan Ramadhan dan menjelaskan mekanisme pengisian Buku Penghubung selama bulan Ramadhan. Setiap anak diminta untuk rutin melaksanakan ibadah harian secara mandiri dan orang tua memberikan paraf di buku penghubung siswa sekaligus membersamai ananda di rumah. Buku penghubung inilah yang menjadi quality control antara sekolah dan orang tua di rumah untuk menjamin terlaksananya keberlanjutan program pembinaan ibadah dan kemandirian siswa di rumah.


