SDIT Al Hasanah Bengkulu mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPA di Palembang. Kegiatan OSN tingkat nasional ini berlangsung pada tanggal 15 – 20 Mei 2016. Dengan proses yang cukup panjang, yaitu seleksi mulai dari tingkat kota hingga provinsi, alhamdulillah SDIT Al Hasanah dua kali berturut-turut menempati peringkat kedua. Hal ini merupakan bukti adanya perkembangan dalam bidang akademik pada anak didik di SDIT Al Hasanah.
Santri SDIT Al Hasanah kelas 5, ananda Asyiefa Salsabila, menjadi utusan Provinsi Bengkulu dalam lomba OSN tingkat nasional. Selain selalu mendapat peringkat di kelas, Syiefa, begitu dipanggil teman-temannya, juga semangat mengikuti Club Ekskul IPA di sekolah. Selama lomba dua hari di Palembang, Syiefa sangat bersemangat mengikuti rangkaian acara OSN. Saingannya bukan hanya dari Bengkulu saja, melainkan dari SD seluruh Indonesia.
OSN merupakan salah satu wahana bagi siswa untuk menumbuhkembangkan semangat kompetisi akademik untuk mendorong keberanian bersaing secara sehat sekaligus meningkatkan kemampuan akademik dalam bidang matematika, IPA dan IPS dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.
Lomba hari pertama, tanggal 17 Mei 2016 adalah lomba tertulis. Sedangkan lomba eksperimen pada tanggal 18 Mei 2016. Pada tanggal 19 Mei 2016, panitia mengumumkan bahwa dari 204 peserta, yang dipilih hanya 60 peserta, dengan rincian 10 peserta mendapat medali emas, 20 anak mendapat medali perak dan 30 peserta memperoleh medali perunggu. Utusan Bengkulu yang berasal dari tiga sekolah dasar salah satunya adalah SDIT Al Hasanah, mendapat sertifikat sebagai Harapan 1.
Pencapaian Syiefa yang berhasil menembus OSN tingkat nasional merupakan hal yang luar biasa. Yang tentunya tidak lepas dari kontribusi dan dedikasi maksimal dari orangtua dan para ustadz serta ustadzah, khususnya ustadzah Meria Sari sebagai pembinanya. Dengan doa dan dukungan dari semua pihak, semoga SDIT Al Hasanah mampu terus meningkatkan pretasi anak didiknya, Aamiin

