Pembelajaran bagi anak-anak bukan melulu teori, tetapi juga dari pengalaman. Oleh karena itu, untuk mendukung program kegiatan pembelajaran, SDIT Al Hasanah mengajak santri-santrinya terjun langsung melihat bukti nyata di lapangan. Pembelajaran di luar ini bertujuan untuk mendekatkan anak dengan lingkungan, mempermudah pemahaman materi dengan melihat langsung kegiatan di tempat yang dikunjungi. Kegiatan ini disebut rihlah/outing class untuk mengisi jeda setelah libur sekolah.

Pada semester satu Tahun Pelajaran 2016/2017, para santri SDIT Al Hasanah mengunjungi beberapa lokasi berbeda sesuai dengan kelas masing-masing, yakni :
1. Kelas 1 ke Benteng Marlborough
2. Kelas 2 ke Pemadam Kebakaran (Damkar)
3. Kelas 3 ke Satuan Polisi Perairan (Polair)
4. Kelas 4 ke Gramedia
5. Kelas 5 ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
6. Kelas 6 ke Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO)

rihlah-sdit-alhasanah-ke-bmkg-bengkulu-2016Siswa-siswa kelas 3, Rabu (19/7), mendatangi markas Polair Bengkulu yang terletak di Pulai Baai. Mereka dengan tertib mendengarkan penjelasan tentang fungsi dan tugas polair. Di sana mereka diajak menaiki kapal cepat patroli air secara bergantian.

Di tempat lain, pada hari yang sama para santri kelas 5 mengunjungi BMKG Bengkulu. Anak-anak mendapat pemaparan materi dan penjelasan langsung dari staf BMKG Bengkulu. Mereka memperoleh informasi tentang fenomena alam, keadaan cuaca, curah hujan, petir dan gempa bumi. Mereka juga melakukan pengamatan langsung pada alat-alat pemantau gempa bumi, pengukur curah hujan dan alat deteksi petir. Dengan pembelajaran ini, diharapakan anak didik SDIT Al Hasanah mengetahui gejala dan fenomena alam sehingga dapat memahami dan memikirkan kebesaran Allah SWT serta mengaitkan antara ilmu pengetahuan dengan Al Qur’an.

Tidak kalah seru pengalaman santri kelas 4 SDIT Al Hasanah. Pada hari Rabu 20 Juli 2016 lalu mereka sdit-alhasanah-outing-class-ke-gramediamengunjungi Gramedia. Sesampai di Gramedia, anak-anak diajak untuk melakukan ice breaking. Dengan dipandu oleh karyawan Gramedia, mereka berkeliling toko, melihat-lihat buku, alat peraga, peralatan kantor dan lainnya. Mereka sangat antusias mengikutinya. Di toko buku ini para siswa melihat proses jual beli sekaligus ditumbuhkan minat dan menyukai membaca buku.

Pada tanggal yang sama, (20/7), santri kelas 6 mengunjungi RSJKO rihlah-sdit-alhasanah-ke-rsjko-bengkulu-2016Bengkulu. Dipandu oleh beberapa guru dan petugas medis, mereka diajak berkeliling RSJKO untuk melihat kegiatan pasien-pasien di rumah sakit tersebut, baik yang mengalami sakit mental maupun yang terjerumus dalam ketergantunan obat-obat terlarang. Para anak didik juga mendapatkan banyak nasihat dan pengalaman. Dengan kunjungan ini, siswa diajak untuk meningkatkan rasa sosial mereka ke lingkungan dan berhati-hati dalam bergaul serta tetap menjadikan Al Qur’an dan Hadits sebagai panduan hidup.

 

 

Share This

Share This

Share this post with your friends!